Ada saatnya kita harus mengalah untuk menang. Kira-kira seperti itulah sebuah kalimat bijak yang pernah aku dengar, bahkan sering diungkapkan Ayah ku kalau sedang menasehati.
Dalam hal apapun, kita tidak harus selalu menjadi nomor satu atau menjadi pemenang. Karena kemampuan kita yang sesungguhnya tidak dipengaruhi oleh hal tersebut.
Kalau misalnya kita kecewa pada sesuatu yang sudah kita perjuangkan, relakan saja dan percaya ada hal yang lebih baik yang Tuhan rencanakan untuk kita. Tidak ada yang buruk yang Dia berikan pada kita, semua indah pada waktunya.
Mengapa posting hal seperti ini?
Karena hal ini penting, lho. Kalau kekecewaan itu berlebihan, mendominasi pikiran kita, kemudian membuat kita kesal dan merasa marah, maka kita akan memikirkan hal yang jelek, prasangka yang buruk tentang orang lain dan bahkan tentang diri kita sendiri. Maka dari itu, agar energi negatifnya gak tersalur, kita butuh dukungan dari orang-orang terdekat, orangtua misalnya. Berbagi dengan orangtua itu hal yang baik, lho. Karena sekalipun mereka pasti akan bicara panjang lebar, tapi mereka akan memberikan dukungan dan kelegaan yang baik lho. Coba saja kalau stress atau sedang ada masalah, tujuan pertama curhat ortu, pasti lega deh.
Hal penting lainnya, mengalah lebih baik daripada keras kepala. Ego dan Emosi itu bukan penyelesaian yang baik lho. Mengalah bukan berarti Kalah. Justru dengan mengalah, kita bisa jadi pemenang yang tak terduga. bisa jadi seseorang yang dipandang. Maka, cobalah mengalah jika memang mengalah itu dibutuhkan saat itu juga. Ingat! Jangan pernah berpikir untuk mengalah tapi kemudian menyerah dan patah semangat. Mengalah lah, tapi jangan surutkan semangat kita untuk maju.
Ini hanya sedikit pengalaman yang mau saya bagiin. semoga berguna ya. Masalah dan Rasa kecewa itu hanya pengganggu kecil yang bakal menghambat ide dan semangat mu. jangan mau dikalahkan sama hal kecil itu ya. Fighting!!
Senin, 31 Januari 2011
Rabu, 19 Januari 2011
Hukum di Negara Kita bisa dibeli.
Kasus Gayus Tambunan sedang marak dibicarakan. Mulai dari diusutnya kasus tentang penggelapan uang pajak sampai vonis hukuman baru-baru ini.
Om Gayus sudah memperoleh uang sekian milyar dan bahkan sudah punya rumah mewah. selama proses hukumnya juga om Gayus masih saja melakukan tindak koruptor. Sekalipun dia tahanan, tapi tetep aja bisa jalan-jalan ke Bali sama Singapore. enak banget sih jadi dia. gampang ngeluari uang bahkan gampang beli hukum di negara kita.
Baru-baru ini vonis hukuman untuk Om Gayus sudah keluar, dan tahu apa yang terjadi? Gayus hanya diberikan hukuman 7 tahun penjara dan denda 300 juta rupiah. hebat kan? korupsi sekian M, cuma didenda 300 juta. gak seberapalah sama Om Gayus. hebatnya lagi, hukuman penjaranya sama kayak orang yang nyuri ayam.
Alasan hakim hebat Albertina Ho yang menjadi hakim dalam kasus gayus klise dan gak masuk akal. sekalipun gayus masih muda dan punya anak kecil mah bukan alasan, Ibu. koruptor ya koruptor. mau dia membantu lancarnya persidangan tetap saja dia koruptor. Jaksa penuntut umum saja sudah bilang gak ada yang meringankan hukuman gayus. kenapa Ibu malah banyak banger alasan buat meringankan ya? berarti kalo ada lagi yang nyuri ayam atau kakao, gak usah dihukum penjara aja ya, apalagi kalo yang nyuri udah tua banget.
Intinya, masih gak ada keadilan soal hukum di negara tercinta kita. Hukum masih bisa dibeli. Masih gak jelas keadilan hukum sekalipun digembar-gemborkan soal keadilan itu. orang yang punya duit bisa bebas melakukan apa yang dia mau. yang gak punya duit ya gigit jari gak bisa apa-apa.
sebagai generasi muda dan mahasiswa, saya kecewa sama hukum di Indonesia, apalagi sama para pejabat yang duduk di pemerintahan. kalo begini kapan Indonesia mau maju? Jawab sendiri saja.
Akhir kata, Selamat buat Om Gayus ya.
Om Gayus sudah memperoleh uang sekian milyar dan bahkan sudah punya rumah mewah. selama proses hukumnya juga om Gayus masih saja melakukan tindak koruptor. Sekalipun dia tahanan, tapi tetep aja bisa jalan-jalan ke Bali sama Singapore. enak banget sih jadi dia. gampang ngeluari uang bahkan gampang beli hukum di negara kita.
Baru-baru ini vonis hukuman untuk Om Gayus sudah keluar, dan tahu apa yang terjadi? Gayus hanya diberikan hukuman 7 tahun penjara dan denda 300 juta rupiah. hebat kan? korupsi sekian M, cuma didenda 300 juta. gak seberapalah sama Om Gayus. hebatnya lagi, hukuman penjaranya sama kayak orang yang nyuri ayam.
Alasan hakim hebat Albertina Ho yang menjadi hakim dalam kasus gayus klise dan gak masuk akal. sekalipun gayus masih muda dan punya anak kecil mah bukan alasan, Ibu. koruptor ya koruptor. mau dia membantu lancarnya persidangan tetap saja dia koruptor. Jaksa penuntut umum saja sudah bilang gak ada yang meringankan hukuman gayus. kenapa Ibu malah banyak banger alasan buat meringankan ya? berarti kalo ada lagi yang nyuri ayam atau kakao, gak usah dihukum penjara aja ya, apalagi kalo yang nyuri udah tua banget.
Intinya, masih gak ada keadilan soal hukum di negara tercinta kita. Hukum masih bisa dibeli. Masih gak jelas keadilan hukum sekalipun digembar-gemborkan soal keadilan itu. orang yang punya duit bisa bebas melakukan apa yang dia mau. yang gak punya duit ya gigit jari gak bisa apa-apa.
sebagai generasi muda dan mahasiswa, saya kecewa sama hukum di Indonesia, apalagi sama para pejabat yang duduk di pemerintahan. kalo begini kapan Indonesia mau maju? Jawab sendiri saja.
Akhir kata, Selamat buat Om Gayus ya.
Jumat, 24 Desember 2010
Makna Natal 2010 untukku
Aku sedang berada di Jogja. merayakan Natal bersama adikku yang memang kuliah di Jogja. dua tahun aku tidak merayakan natal bersama kedua orangtua dan adik2ku. tapi tak apa. aku masih bisa merasakan kebahagiaan dan damai natal.
dan untuk tahun ini adalah yang terbaik selama aku merantau. aku bisa merayakan natal dengan teman-teman dan adikku di tanah orang. dan itu lebih dari cukup.
natal kali ini buatku adalah waktu untuk menjalin masa depanku menjadi yang lebih baik. semakin mencintai Yesus dan keluargaku. dan menjadi pribadi baru yang cukup membanggakan. singkat kata, aku ingin menjadi seseorang yang berguna dan senang berbagi. dan semoga anugerah natal kali ini memberkati aku. Aminnn.
untuk semua orang yang merayakan natal. selamat natal ya..
Damai Kristus bersama Kita.
dan untuk tahun ini adalah yang terbaik selama aku merantau. aku bisa merayakan natal dengan teman-teman dan adikku di tanah orang. dan itu lebih dari cukup.
natal kali ini buatku adalah waktu untuk menjalin masa depanku menjadi yang lebih baik. semakin mencintai Yesus dan keluargaku. dan menjadi pribadi baru yang cukup membanggakan. singkat kata, aku ingin menjadi seseorang yang berguna dan senang berbagi. dan semoga anugerah natal kali ini memberkati aku. Aminnn.
untuk semua orang yang merayakan natal. selamat natal ya..
Damai Kristus bersama Kita.
Sabtu, 18 Desember 2010
Pemimpin dan Keputusannya.
Hari ini aku dan teman-temanku ikut PLO dari Himpunan.
salah satu bahasan materinya adalah tentang tehnik mengambil keputusan. sebenarnya topik ini untuk umum, tapi dalam tulisan kali ini, aku spesifikasi kan pada seorang pemimpin. dan tulisan ini merupakan rangkuman dari materi yang sudah diberikan oleh pemateri dalam PLO.
Seorang pemimpin itu harus mampu membawa diri dalam anggotanya. harus mampu merangkul semua anggotanya. dan seorang pemimpin itu harus bisa mengambil keputusan dengan tepat dan benar. saat seorang pemimpin memutusakan suatu masalah, dan keputusan itu pada akhirnya salah. maka tidak hanya pemimpin saja yang kena imbasnya, tetapi juga orang yang dipimpinnya.
maka, pemimpin itu juga harus melihat anggotanya, memikirkan resiko dan konsekuensinya sebelum memutuskan suatu perkara.
dikala ada dua kubu yang berlawanan dan memiliki suara sama dalam forum, maka seorang pemimpin harus memutuskan sesuai dengan peraturan yang berlaku. dan perlu dicatat, pemimpin itu tidak boleh memutuskan suatu perkara hanya dari isu atau berita yang beredar saja. maka dari itu diperlukan pikiran yang kritis.
catatan penting juga untuk semua calon pemimpin : jangan pernah mengambil keputusan dalam keadaan emosi . karena keputusan itu tidak akan memberi manfaat untuk siapapun.
salah satu bahasan materinya adalah tentang tehnik mengambil keputusan. sebenarnya topik ini untuk umum, tapi dalam tulisan kali ini, aku spesifikasi kan pada seorang pemimpin. dan tulisan ini merupakan rangkuman dari materi yang sudah diberikan oleh pemateri dalam PLO.
Seorang pemimpin itu harus mampu membawa diri dalam anggotanya. harus mampu merangkul semua anggotanya. dan seorang pemimpin itu harus bisa mengambil keputusan dengan tepat dan benar. saat seorang pemimpin memutusakan suatu masalah, dan keputusan itu pada akhirnya salah. maka tidak hanya pemimpin saja yang kena imbasnya, tetapi juga orang yang dipimpinnya.
maka, pemimpin itu juga harus melihat anggotanya, memikirkan resiko dan konsekuensinya sebelum memutuskan suatu perkara.
dikala ada dua kubu yang berlawanan dan memiliki suara sama dalam forum, maka seorang pemimpin harus memutuskan sesuai dengan peraturan yang berlaku. dan perlu dicatat, pemimpin itu tidak boleh memutuskan suatu perkara hanya dari isu atau berita yang beredar saja. maka dari itu diperlukan pikiran yang kritis.
catatan penting juga untuk semua calon pemimpin : jangan pernah mengambil keputusan dalam keadaan emosi . karena keputusan itu tidak akan memberi manfaat untuk siapapun.
Senin, 13 Desember 2010
INDONESIA-KU.
Kalau melihat fakta sebenarnya. Indonesia punya segunung emas, bahkan tak hanya segunung. Punya laut yang bisa menyediakan berton-ton ikan dan hasil laut untuk rakyatnya dan untuk di ekspor. Punya minyak dan batu bara yang melimpah dan tersebar di beberapa daerah. Kalau dihitung-hitung, kita bahkan bisa membayar hutang negara. Tapi kenapa kenyataannya Indonesia itu TIDAK MAKMUR???
Apa yang terjadi pada negara kita? Papua dengan emas dan tembaganya. Sumatera dengan minyak dan batu baranya. Hutan sangat luas terbentang dari sabang hingga merauke. Haloooo??????
Apakah kekayaan alam itu dinikmati oleh semua rakyat?
Lihat saja mereka yang tidur di jalanan, mereka yang tidak memiliki rumah dan pekerjaan, dan mereka yang tidak bersekolah, bahkan rela desak-desakan taruhan nyawa mengantri makanan gratis dan THR dari Presiden tercinta di Istana Merdeka.
Kenapa? ada masalah apa sebenarnya? kalau kita ungkapkan, kita dianggap sok tahu. kalau kita diam kita dianggap tidak peduli. maka aku hanya bisa menulisnya saja. mengungkapkan kekesalan hati saat melihat banyak anak kecil yang ingin bersekolah namun tak BISA. aku melihat semakin banyak pengangguran dan kriminalitas. kemana Kemerdekaan kita?
Mungkin kita benar-benar negara yang kaya dengan SDA. tetapi kenapa kita tidak MAKMUR? pertanyaan ini tidak bisa saya jawab dengan tepat. karena ada banyak sekali pendapat yang berbeda. tetapi satu hal yang pasti, kita bisa MAKMUR jika kita mau dan berusaha. perangi kebodohan, perkecil angka kemiskinan dan tarik kembali hak kita atas sumber daya alam milik negara ini. itu semua kita serahkan pada pemimpin-pemimpin kita tercinta. karena merekalah yang mengatur sistem dan peraturan. semoga Indonesia menjadi lebih baik dan MAKMUR. semoga saja.
Apa yang terjadi pada negara kita? Papua dengan emas dan tembaganya. Sumatera dengan minyak dan batu baranya. Hutan sangat luas terbentang dari sabang hingga merauke. Haloooo??????
Apakah kekayaan alam itu dinikmati oleh semua rakyat?
Lihat saja mereka yang tidur di jalanan, mereka yang tidak memiliki rumah dan pekerjaan, dan mereka yang tidak bersekolah, bahkan rela desak-desakan taruhan nyawa mengantri makanan gratis dan THR dari Presiden tercinta di Istana Merdeka.
Kenapa? ada masalah apa sebenarnya? kalau kita ungkapkan, kita dianggap sok tahu. kalau kita diam kita dianggap tidak peduli. maka aku hanya bisa menulisnya saja. mengungkapkan kekesalan hati saat melihat banyak anak kecil yang ingin bersekolah namun tak BISA. aku melihat semakin banyak pengangguran dan kriminalitas. kemana Kemerdekaan kita?
Mungkin kita benar-benar negara yang kaya dengan SDA. tetapi kenapa kita tidak MAKMUR? pertanyaan ini tidak bisa saya jawab dengan tepat. karena ada banyak sekali pendapat yang berbeda. tetapi satu hal yang pasti, kita bisa MAKMUR jika kita mau dan berusaha. perangi kebodohan, perkecil angka kemiskinan dan tarik kembali hak kita atas sumber daya alam milik negara ini. itu semua kita serahkan pada pemimpin-pemimpin kita tercinta. karena merekalah yang mengatur sistem dan peraturan. semoga Indonesia menjadi lebih baik dan MAKMUR. semoga saja.
Selasa, 02 November 2010
APAKAH MENYAYANGI ITU HARUS MEMILIKI?
apakah kalau menyayangi itu harus memiliki? aku tidak akan menggunakan kata cinta, karena buatku,kata cinta itu lebih kepada perasaan yang gampang berubah. tapi rasa sayang, adalah sebuah perasaan yang sangat sulit bahkan hampir tidak mungkin untuk hilang. kembali pada topik. apakah menyayangi itu berarti harus memiliki? ada orang yang menjawab tidak dan ada orang yang menjawab ya. orang yang menjawab tidak memiliki alasan bahwa dengan melihat orang yang disayang bahagia saja, itu sudah cukup. kita tidak mungkin memaksanya untuk berada di samping kita, apalagi kalau dia tidak suka. dan bagaimana dengan orang yang berkata ya? apakah mereka tidak peduli pada perasaan orang yang disayangi? pada dasarnya adalah sama. ingin melihat orang itu bahagia, dan orang yang menjawab YA tadi merasa bahwa hanya dengan bersama dirinya bahwa si DIA itu akan bahagia. karena rasa sayangnya itu begitu besar.
jadi untuk menjawab pertanyaan diatas, kembali pada persepsi masing-masing. jika ingin melihatnya saja dan membiarkan dia tersenyum untuk orang lain dan karena orang lain. atau ingin terus maju tanpa menyerah dan membuktikan bahwa DIA dapat selalu tersenyum karena kita, dan akan selalu tersenyum untuk kita.
jadi untuk menjawab pertanyaan diatas, kembali pada persepsi masing-masing. jika ingin melihatnya saja dan membiarkan dia tersenyum untuk orang lain dan karena orang lain. atau ingin terus maju tanpa menyerah dan membuktikan bahwa DIA dapat selalu tersenyum karena kita, dan akan selalu tersenyum untuk kita.
Menyayangi namun tak lagi disayangi.
sebuah luka memang tak mudah hilang.
namun rasa sayang lebih sulit lagi dihilangkan.
Luka itu masih bisa kita sembuhkan sekalipun tak akan mudah dan lama.
Namun rasa sayang pada seseorang, sampai akhir tak akan mungkin hilang.
Pernahkan menyayangi orang yang tak lagi menyayangimu?
bagaimanakah rasanya?
bagaimana jika orang tersebut pernah menjadi orang terbaik dan tak terlupa?
kelihatannya memang berlebihan, tapi pasti dalam hidup kita ada orang itu.
seseorang yang sudah begitu kita sayangi. seseorang yang bahkan jauh pun tetap kita ingat.
seseorang yang masih jadi yang nomor satu sekalipun ada orang lain yang mencoba menggantikannya.
dan apakah yang kau rasakan saat orang itu telah menjauh?
jika dia menjadi milik orang lain?
pasti sangat sakit bukan? terlebih saat kau kenang ucapannya,
bahwa kau tak akan tergantikan, dan sekarang kau melihatnya dengan orang lain.
memuja orang itu seperti saat dia memuja mu.
bagaimanakah rasanya menyayangi dia, yang tak lagi menyayangimu?
mungkin aku bisa mendeskripsikannya,
sesak, ingin menangis, berat dan cemburu, dan yang paling utama KEHILANGAN.
karena saat seseorang itu telah berpaling dan pergi tanpa menatap lagi pada kita,
kita baru merasa KEHILANGAN.
itulah penyesalan.
namun rasa sayang lebih sulit lagi dihilangkan.
Luka itu masih bisa kita sembuhkan sekalipun tak akan mudah dan lama.
Namun rasa sayang pada seseorang, sampai akhir tak akan mungkin hilang.
Pernahkan menyayangi orang yang tak lagi menyayangimu?
bagaimanakah rasanya?
bagaimana jika orang tersebut pernah menjadi orang terbaik dan tak terlupa?
kelihatannya memang berlebihan, tapi pasti dalam hidup kita ada orang itu.
seseorang yang sudah begitu kita sayangi. seseorang yang bahkan jauh pun tetap kita ingat.
seseorang yang masih jadi yang nomor satu sekalipun ada orang lain yang mencoba menggantikannya.
dan apakah yang kau rasakan saat orang itu telah menjauh?
jika dia menjadi milik orang lain?
pasti sangat sakit bukan? terlebih saat kau kenang ucapannya,
bahwa kau tak akan tergantikan, dan sekarang kau melihatnya dengan orang lain.
memuja orang itu seperti saat dia memuja mu.
bagaimanakah rasanya menyayangi dia, yang tak lagi menyayangimu?
mungkin aku bisa mendeskripsikannya,
sesak, ingin menangis, berat dan cemburu, dan yang paling utama KEHILANGAN.
karena saat seseorang itu telah berpaling dan pergi tanpa menatap lagi pada kita,
kita baru merasa KEHILANGAN.
itulah penyesalan.
Langganan:
Postingan (Atom)